PRABUMULIH,Vijaronline.com— Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Prabumulih terus digenjot guna memastikan seluruh data usaha dan rumah tangga dapat terdata secara menyeluruh. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar penting dalam memetakan struktur perekonomian daerah agar kebijakan pembangunan dapat disusun secara lebih tepat sasaran.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Prabumulih, Jupni Amnus, S.E., M.M., mengatakan pihaknya terus mendorong petugas di lapangan untuk menyelesaikan pendataan, termasuk menjangkau usaha dan rumah tangga yang hingga kini belum terdata.
“Hari ini target kami sekitar 20 pendataan usaha dan rumah tangga,” ujar Jupni.
Menurutnya, pendataan tersebut merupakan bagian penting dalam memperoleh gambaran kondisi perekonomian masyarakat secara menyeluruh. Data yang terkumpul diharapkan dapat menjadi dasar dalam melihat perkembangan serta potensi ekonomi di Kota Prabumulih.
“Pelaksanaan sudah mencapai 82 persen. Hari ini target kami sekitar 20 pendataan usaha dan rumah tangga,” katanya. Rabu (26/8/2026)
Jupni menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi juga merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Prabumulih serta penegasan kepada anggota gugus tugas pelaksana Sensus Ekonomi. Koordinasi dilakukan dengan melibatkan seluruh camat dan lurah, yang kemudian diteruskan hingga ke tingkat RT.
Dalam prosesnya, petugas masih menemukan sejumlah masyarakat yang belum berhasil ditemui. Selain itu, terdapat pula sebagian masyarakat yang masih ragu dalam memberikan data yang diperlukan.
Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak kecamatan dan kelurahan turut melakukan pendampingan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat memperoleh pemahaman bahwa pendataan tersebut bertujuan untuk kepentingan pembangunan serta pemetaan kondisi ekonomi daerah secara keseluruhan.
Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra, S.H., M.Si., mengatakan pihak kecamatan bersama kelurahan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi dengan melibatkan unsur pemerintahan hingga tingkat RT dan RW.
“Pendampingan ini dilakukan agar masyarakat yang belum ditemui maupun yang masih ragu dapat diberikan pemahaman, sehingga pendataan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Gunung Ibul Barat, Asni Novita, AM.Kep., turut mendukung pelaksanaan pendataan di wilayahnya. Pihak kelurahan terus membantu petugas dalam menjangkau masyarakat maupun pelaku usaha yang belum terdata.
"Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi perekonomian masyarakat, termasuk berbagai aktivitas usaha yang berkembang di setiap wilayah," pungkasnya.











0 Comments