PRABUMULIH,Vijaronline.com — Guna memastikan disiplin dan tertib administrasi di lingkungan satuan, Subdenpom II/4-1 Prabumulih menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) di Markas Yonkav 5/DPC dan Yon TP 895/KC, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin Dansubdenpom II/4-1 Prabumulih, Lettu Cpm A. Yanuar Rahman, S.H., dengan melibatkan sejumlah personel Subdenpom II/4-1 Prabumulih.
Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi pribadi prajurit serta dokumen kendaraan. Sejumlah dokumen yang menjadi sasaran pemeriksaan antara lain Kartu Tanda Anggota (KTA), Surat Izin Mengemudi (SIM), dan dokumen kendaraan berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BNKB).
Selain dokumen administrasi, petugas turut mengecek kondisi dan kelengkapan kendaraan dinas militer serta kendaraan pribadi yang digunakan oleh para personel.
Sebanyak 41 personel Yonkav 5/DPC dan 36 personel Yon TP 895/KC menjalani pemeriksaan administrasi dalam kegiatan tersebut. Hasilnya, seluruh personel yang diperiksa dinyatakan memiliki kelengkapan administrasi pribadi.
Di lingkungan Yonkav 5/DPC, pemeriksaan kendaraan dinas meliputi delapan unit kendaraan roda empat dan 20 unit kendaraan roda dua. Seluruh kendaraan dinas tersebut dinyatakan lengkap.
Sementara itu, pemeriksaan terhadap kendaraan pribadi personel mencakup delapan kendaraan roda empat dan lima kendaraan roda dua. Dari delapan kendaraan roda empat yang diperiksa, enam unit dinyatakan lengkap, sedangkan dua unit lainnya ditemukan memiliki SIM yang sudah tidak berlaku.
Pemeriksaan kemudian dilaksanakan di Yon TP 895/KC. Sebanyak 10 kendaraan dinas roda empat dan 16 kendaraan dinas roda dua menjadi bagian dari pemeriksaan. Untuk sejumlah kendaraan yang masih baru, proses administrasi BNKB saat ini masih berlangsung di Paldam II/Sriwijaya.
Kendaraan dinas roda empat tersebut terdiri atas tujuh truk baru, satu ambulans baru dan dua kendaraan pemadam kebakaran. Adapun 16 kendaraan roda dua yang diperiksa merupakan kendaraan KLX baru yang administrasi BNKB-nya masih dalam proses.
Selain kendaraan dinas, petugas memeriksa kendaraan pribadi milik personel Yon TP 895/KC yang terdiri dari dua kendaraan roda empat dan lima kendaraan roda dua. Seluruh kendaraan tersebut dinyatakan memenuhi kelengkapan administrasi.
Dansubdenpom II/4-1 Prabumulih Lettu Cpm A. Yanuar Rahman, S.H., menjelaskan bahwa Opsgaktib dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga kedisiplinan sekaligus memastikan setiap prajurit mematuhi ketentuan administrasi yang berlaku.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan personel dan kendaraan yang digunakan telah memenuhi ketentuan administrasi. Secara umum hasilnya sudah lengkap dan tertib. Namun, kami menemukan dua kendaraan pribadi dengan SIM yang sudah mati dan hal tersebut perlu segera ditindaklanjuti,” kata Yanuar.
Menurutnya, pelaksanaan Opsgaktib tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelanggaran. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pencegahan dan pengingat bagi personel agar senantiasa memperhatikan masa berlaku serta kelengkapan dokumen.
“Jangan sampai kelalaian terhadap administrasi dianggap sebagai hal sepele. Masa berlaku SIM maupun dokumen kendaraan harus selalu diperhatikan karena menjadi bagian dari disiplin dan ketertiban,” tegasnya.
Terkait kendaraan dinas baru yang dokumen BNKB-nya masih dalam proses, Yanuar mengatakan kondisi tersebut telah dicatat berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
“Untuk kendaraan dinas yang masih baru dan proses BNKB-nya sedang berjalan di Paldam II/Sriwijaya, kami catat sesuai kondisi yang ada. Yang penting proses administrasinya tetap dilanjutkan hingga seluruh kelengkapannya terpenuhi,” jelasnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Opsgaktib di Yonkav 5/DPC dan Yon TP 895/KC berjalan aman, tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan adanya hal menonjol.











0 Comments