Kemenangan Manis Forsgi FC di Final, Genka FC Dikalahkan 2-0, Arvino Lengkapi Prestasi dengan Gelar Best Kiper


PRABUMULIH,Vijaronline.com — Forsgi FC sukses meraih gelar juara kategori U10 pada ajang Piala Liga Grassroots Indonesia 2026 Zona Prabumulih. Kepastian tersebut diperoleh setelah Forsgi FC menundukkan Genka FC dengan skor 2-0 pada laga final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Stadion Talang Jimar, Kota Prabumulih, Minggu (27/9/2026).

Kompetisi tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota  Prabumulih H. Elman, S.T., M.M bersama Ketua PSSI Kota Prabumulih Nopriadi.

Laga final berlangsung menarik sejak menit awal. Kedua kesebelasan menunjukkan semangat dan permainan menyerang. Forsgi FC tampil cukup tenang dalam memanfaatkan peluang hingga akhirnya berhasil mencetak dua gol.

Hingga wasit meniup peluit panjang, Genka FC tidak mampu mengejar ketertinggalan. Skor 2-0 pun bertahan sekaligus mengantarkan Forsgi FC menjadi kampiun kategori U10.

Sementara itu, Genka FC harus puas berada di posisi kedua, sedangkan SSB Prabu Football menempati peringkat ketiga.

Tidak hanya membawa pulang trofi juara, sejumlah pemain Forsgi FC juga berhasil mendapatkan penghargaan individu. Aditia dinobatkan sebagai Top Score, Arvino Arlan meraih penghargaan Best Kiper, sementara Agata terpilih sebagai Best Player.

Pelatih Forsgi FC U10, Sandi, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang diraih para pemain. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan, kerja keras dan semangat para pemain sejak awal turnamen.

“Alhamdulillah, kami bersyukur anak-anak mampu memberikan hasil terbaik hingga menjadi juara. Sejak pertandingan pertama mereka sudah menunjukkan kerja keras dan semangat yang luar biasa,” kata Sandi.

Menurutnya, keberhasilan di partai final bukan hanya soal meraih kemenangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembentukan mental para pemain muda.

“Bagi kami, prosesnya sangat penting. Anak-anak belajar bermain sebagai tim, menjaga konsentrasi dan menghadapi tekanan ketika pertandingan berlangsung. Ini menjadi pengalaman berharga untuk perkembangan mereka,” ujarnya.

Sandi juga mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang mampu menjalankan arahan tim pelatih selama pertandingan.

“Kami selalu menekankan agar anak-anak bermain disiplin, saling membantu dan tidak mudah menyerah. Alhamdulillah, instruksi tersebut dapat mereka jalankan dengan baik,” tuturnya.

Meski berhasil menjadi juara, Sandi mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih banyak aspek permainan yang harus ditingkatkan melalui latihan secara konsisten.

“Masih ada beberapa hal yang perlu kami evaluasi dan perbaiki. Anak-anak jangan cepat puas dengan hasil ini. Mereka harus terus berlatih dan belajar karena perjalanan mereka masih panjang,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada tim selama mengikuti kompetisi.

“Terima kasih kepada orang tua pemain dan semua pihak yang selalu memberikan dukungan. Dukungan tersebut sangat berarti bagi perkembangan dan motivasi anak-anak,” ungkap Sandi.

Prestasi Forsgi FC juga terlihat pada kategori U12. Dua pemain mereka berhasil meraih penghargaan individu, yakni Fabian sebagai Best Kiper dan Eboy sebagai Best Player.

Capaian tersebut menjadi tambahan semangat bagi Forsgi FC dalam menjalankan pembinaan sepak bola usia dini. Kompetisi seperti Piala Liga Grassroots Indonesia dinilai menjadi wadah penting bagi para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.

Bagi para pemain, keikutsertaan dalam turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga kesempatan untuk membangun mental, meningkatkan kerja sama tim dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.


Post a Comment

0 Comments