Pendistribusian Air PDAM Tak Normal Jadi Keluhan Warga Ngulak II Kecamatan Sanga Desa

 


Sanga Desa,Vijaronline.com- Beredar di media sosial warga Desa Ngulak II Kecamatan Sanga Desa  mengelukan pendistribusian air bersih PDAM setempat tidak lancar sehingga warga merasa dirugikan sebagai pelanggan. Rabu 20/1/2026.

Informasi tersebut di unggah di FB akun Jhon heri,dengan nada kesal ia mengungkapkan dengan rasa kecewa  bahwasanya air PDAM hidupnya tidak normal atau kadang hidup kadang tidak,hidupnya pun cuma setengah hari tidak sehari full sedangkan untuk pembayaran masi mahal.

"Ape cak kak lah oi PDAM di ngulak 2 ujung seahai idup sekutung ahai,dak idup 4 ahai,,,mayo masih mahal tulah,dak tu dak usah Nia salur pipa ke daerah ILO kak.ungkapnya dengan nada kesal

Dari ungahan tersebut beragam komentar yang muncul dari netizen. Seperti komentar akun @Lilik Peers mengatakan," mandi batang Bae Jon une kotak sabun.

Mendapati informasi itu awak media mengkonfirmasi kepala cabang PDAM Ngulak III untuk mengetahui  apakah ada masalah teknis atau permasalahan lainya,sehingga warga bisa mengetahui permasalahan itu secara terbuka.agar tidak berdampak buruk yang meluas terhadap pelayanan PDAM Ngulak III kecamatan Sanga Desa.

Saat dikonfirmasi DRS Kepala PDAM Ngulak III  Kecamatan Sanga Desa Mengatakan," terkendala ada pemadaman listrik.jawabnya dengan singkat melalui pesan washapp

Warga Berharap Badan Usaha Milik Daerah tersebut harus memiliki mesin jenset cadangan agar ketika ada pemadaman listrik PLN,aktivitas pendistribusian air bersih ke rumah warga tidak terganggu,karena sebagian warga ketergantungan dengan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. 

Keluhan mengenai air PDAM yang hidupnya tidak maksimal seperti aliran kecil, sering mati, atau keruh merupakan masalah umum di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini sering kali disebabkan oleh pemeliharaan berkala, masalah infrastruktur jaringan pipa, kebocoran, atau penurunan pasokan air baku, terutama saat musim kemarau. Jika ada kendalah permasalahan seperti itu manajemen perusahaan harusnya berperan aktif untuk menginformasikan kepada warga dan segera menghadirkan solusi agar tidak menimbulkan isu yang simpang siur di kalangan masyarakat yang dapat menyebabkan kegaduhan dan menurunnya kepercayaan pelanggan terhadap pelayanan perusahaan kepada konsumen.(*)

Post a Comment

0 Comments