Wali Kota H. Arlan Terima Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah, Dorong Pengabdian Nyata di Tengah Masyarakat


PRABUMULIH,Vijaroline.com – Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menghadiri sekaligus menerima secara resmi 914 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-85 Tahun 2026 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Serah terima mahasiswa dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Fatah Palembang di Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih. Kamis 16 Juli 2026

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., Ketua LP2M UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Yen Rizal, S.Sos., M.Si., Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Kun Budiarto, S.Ag., M.Si., serta Kepala Pusat Jurnal UIN Raden Fatah Palembang, Komaruddin, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Wali Kota H. Arlan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa peserta KKN di Kota Prabumulih."Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih dan masyarakat Kota Prabumulih, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh adik-adik mahasiswa di Bumi Seinggok Sepemunyian. Kami merasa terhormat dan bangga karena Kota Prabumulih kembali dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan KKN oleh UIN Raden Fatah Palembang," ujarnya.

Wali Kota menegaskan bahwa KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan kesempatan untuk mengabdi, belajar, serta memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan yang dimiliki mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan tiga harapan kepada seluruh peserta KKN Angkatan ke-85. Pertama, mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan melalui kontribusi di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, serta digitalisasi desa dan kelurahan. Kedua, program KKN diharapkan bersinergi dengan visi dan misi Kota Prabumulih menuju "Prabumulih Makmur dan Sejahtera", dengan mendukung program pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, pengendalian inflasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ketiga, mahasiswa diminta menjaga nama baik almamater maupun daerah selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

Post a Comment

0 Comments