Berhasil Bor Sumur Infill ke-5, Pertamina EP Prabumulih Dapat Tambahan Potensi Produksi Minyak 2.068 BOPD

 



PRABUMULIH,Vijaronline.com --- Setelah penemuan sumur interfiled LKT-01, Pertamina EP Prabumulih Field terus melakukan pengeboran sumur infill untuk menambah produksi. Teranyar, sumur LBK-031 yang merupakan sumur infill pengembangan ke-5 berhasil dibor dengan mengalirkan 2.068 barel pada uji alir awal. Potensi ini akan menjadi tambahan produksi minyak bagi perusahaan yang menjadi bagian dari Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 tersebut. Rabu 22 Juli 2026.

Infill well atau sumur sisipan merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur-sumur yang sudah ada dalam satu lapangan migas. Pengeboran infill dilakukan untuk mengoptimalkan potensi cadangan yang masih tersisa di dalam reservoir yang ada. 

Sumur LBK-031 terletak di Struktur Lembak yang berada di timur laut Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, masuk ke wilayah Kabupaten Muara Enim. Pengeboran sumur ini dilakukan selama 52 hari pada 9 Mei hingga 29 Juni 2026. Uji alir awal (initial flow test) dilaksanakan pada 29 Juni 2026, mencatatkan potensi produksi minyak 2.068 barel per hari (BOPD) dan gas 2,68 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) yang mengalir secara natural (open flow) pada lapisan TAF-H.

"Keberhasilan pengembangan Sumur LBK-031 membuktikan bahwa lapangan mature masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui inovasi, teknologi, dan optimalisasi yang berkelanjutan," ujar General Manager Zona 4 Djudjuwanto.

Sumur tersebut dikembangkan melalui inovasi subsurface berupa High Resolution Stratigraphic Mapping, yaitu metode pemetaan lapisan batuan bawah permukaan secara lebih detail untuk mengidentifikasi potensi hidrokarbon pada endapan syn-rift (lapisan sedimen awal yang terendapkan bersamaan dengan proses pembentukan cekungan akibat aktivitas sesar) di atas batuan dasar (basement). Pendekatan ini memungkinkan penentuan target pengeboran yang lebih presisi sehingga meningkatkan peluang keberhasilan pengembangan sumur.

Pengembangan LBK-031 dilakukan tanpa catatan kecelakaan kerja. Kedisiplinan menerapkan aspek HSSE dan Operational Excellent menjadi prioritas dalam pengembangan sumur tersebut.

Sumur LBK-031 merupakan sumur infill pengembangan ke-5 setelah penemuan sumur interfield LKT-01 oleh tim Subsurface and Development Planning (SSDP) Zona 4. Lokasi sumur ini berada di antara Struktur Lembak dan Tapus.

Sebelumnya, Pertamina EP Prabumulih Field juga sukses mengembangkan sumur infill LBK-030 yang menunjukkan potensi produksi 3.073 BOPD dan 1,64 MMSCFD saat uji alir awal open choke. Setelah dua pencapaian ini, perusahaan berencana mengembangkan Sumur LKT-023 pada triwulan ketiga 2026.

Keberhasilan pengembangan sumur-sumur tersebut akan mendorong pencapaian target produksi Pertamina EP Prabumulih Field tahun 2026, yaitu 9.519 BOPD dan 99 MMSCFD. Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field Muhammad Luthfi Ferdiansyah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung pencapaian tersebut.

"Pertamina EP Prabumulih Field akan terus melakukan optimasi sumur, well service terjadwal, serta pemantauan performa produksi secara berkelanjutan guna menekan laju penurunan produksi alamiah (natural decline) seminimal mungkin. Dengan strategi ini, keberhasilan pengembangan Sumur LBK-031 diharapkan mampu menstabilkan, bahkan meningkatkan, capaian produksi migas," ucap Luthfi.

Tentang PHR Zona 4

PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

‎Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.  PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

‎Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

‎Puspita Adiyani Candra

‎Officer Media Relations Zona 4

‎No. Hp: +62 821-3200-4260

Post a Comment

0 Comments