PRABUMULIH,Vijaronline.com--H. Arlan bersama Franky Nasril menghadiri kegiatan peluncuran penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan beras alokasi Februari–Maret 2026.
Kegiatan tersebut digelar di kawasan Kalangan, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur, pada Rabu (15/4/2026).
Program yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya beras.
Dalam sambutannya, H. Arlan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya konkret pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di Kota Prabumulih. Ia juga menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
“Hari ini kita melaksanakan launching penyaluran CPP di Kelurahan Karang Jaya. Untuk wilayah lain, baik kelurahan maupun desa, akan segera menyusul,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Prabumulih, Ketua TP PKK, Danramil, perwakilan BIN, BNN, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Selain itu, Pimpinan Cabang Bulog Lahat juga hadir sebagai mitra strategis dalam distribusi cadangan pangan.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut ambil bagian, di antaranya Dinas Pertanian, Disperindag, Inspektorat, Kesbangpol, Bagian Perekonomian, hingga Balitbang. Para camat, lurah, dan kepala desa se-Kota Prabumulih juga mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui program CPP ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap bantuan beras dapat tersalurkan secara tepat sasaran serta mampu membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Asisten Manager ECPB Perum Bulog Kantor Cabang Lahat, Nidal Aminullah, menjelaskan bahwa sistem penyaluran bantuan telah dipersiapkan dengan matang agar berjalan efektif.
Menurutnya, distribusi akan dilakukan melalui titik-titik yang telah ditentukan di tingkat desa dan kelurahan, dengan melibatkan aparat setempat untuk membantu proses pembagian kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Penyaluran akan dilakukan melalui titik distribusi di desa atau kelurahan, dibantu oleh petugas desa dan operator agar prosesnya berjalan lancar,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa data penerima bantuan sepenuhnya mengacu pada data resmi dari pemerintah pusat yang telah diverifikasi di tingkat daerah.
Lebih lanjut, Nidal menyebutkan bahwa penyaluran ke wilayah lain dijadwalkan mulai pekan depan dan ditargetkan rampung dalam bulan April ini.
“Insya Allah penyaluran bisa dimulai Senin depan dan selesai dalam bulan April,” katanya.
Kegiatan launching ditutup dengan penyerahan bantuan beras secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga.(*)









0 Comments